“Informasi Mengenai Media Sosial |Media Editorial Media Sosial”

Jump up ^ Junco, R.; Heiberger, G.; Loken, E. (2011). “The effect of Twitter on college student engagement and grades”. Journal of Computer Assisted Learning. 27 (2): 119–132. doi:10.1111/j.1365-2729.2010.00387.x.

Pertama, mereka mendapati pperkembangan dari segi hubungan sosial adalah amat penting dan melalui komuniti maya yang dibentuk dalam laman web sosial membolehkan mereka mengambil manfaat dari penglibatan mereka dalam komuniti yang disertai itu.  (Pudelko, 2003)

Jaringan sosial memainkan peran kunci dalam “membeli” kesuksesan dan peformance kerja. Jaringan sosial menyediakan cara-cara kerjasama untuk memperoleh informasi, menghalangi atau memenangkan kompetisi dan termasuk mengatur serta menentukan kebijakan.

Sedar tidak sedar mereka telah mengelapkan hati mereka dengan menanamkan benih riak yang disuburkan setiap hari. Ini secara automatik juga menimbulkan sifat ujub bagi yang terlibat, sekiranya dia mendapat seseorang itu bermalam di hotel 5 bintang di Sydney , dia dalam hati akan pantas berfikir “huh, baru di Sydney, nuh aku duduk kat Hotel 7 bintang Al Burj Dubai…” dan sebagainya.

Jejaring sosial sebenarnya bentuk baru komunitas di Internet yang saling terhubung dengan cepat. Ini berbeda dengan jejaring social lima tahun yang lalu yang mungkin lebih dikenal sebagai forum diskusi , chat, messenger atau milis dimana pola komunikasinya terbatas hanya dalam tersebut saja.

Terima kasih pak Mustofa Thovids, untuk artikelnya. Setuju sy di era digital ini kita harus lebih ramah dgn client yg dituju, tp kadang sy kawalahan bila banyak orang yg berinteraksi dengan kita di sosmed. He.. he.. he..buah simalakama… so jd harus pintar2 bagi waktu y. Makasih sharingnya

Wolf (1978: 10-15) membedakan hubungan pertemanan menjadi dua macam yaitu hubungan pertemanan ekspresif atau emosional dan hubungan pertemanan instrumental. Hubungan pertemanan emosional adalah hubungan dua orang teman yang tiap-tiap pihak saling memuaskan kebutuhan emosionalnya. Hubungan pertemanan instrumental adalah hubungan pertemanan yang sebenarnya tidak ditujukan untuk memperoleh akses untuk menggunakan sumber daya baik sumber daya alam maupun sosial, tetapi hal itu menjadi penting dalam hubungan pertemanan ini. Dalam hubungan instrumental ini setiap anggota hubungan diadik[1] dapat menjadi penghubung bagi orang lain di luar hubungan diadik itu. Setiap partisipan merupakan sponsor bagi mereka yang lainnya. Hal ini berarti hubungan pertemanan ini memungkinkan seseorang untuk menghubungkan temannya dengan orang lain yang mempunyai relasi atau koneksi dalam rangka mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.

With the dawn of internet, there are also job opportunities that dawned with it. One such opportunity is an opportunity to work in a social media agency. Social media agency, which is what I am going to talk about today in this article, is an agency that handles everything social media related. They will handle a content of a social media, which, if we are talking about amounts, are endless in this ever changing network.

Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.

Barnes, J. A.  “Networks and Political Process” dalam Social Networks in Urban Situation: Analysis of Personal Relationships in Central Africa Town (ed. Mitchell), hlm 51-76. Manchester: University of Manchester Press, 1969.

Memang efek dari pemasaran digital relatif jelas dan bisa diketahui secara instan. Sedangkan inisiatif PR sering kali memerlukan waktu yang lebih panjang: mulai dari menjalin kontak, menciptakan dan menyebarkan konten informasi, serta meningkatkan kesadaran pelanggan (awareness). Namun tanpa adanya kemampuan PR konvensional, maka akan terasa lebih sulit untuk mengakses atau berinteraksi dengan influencer, jurnalis, atau blogger (sekalipun aktivitas tersebut bisa saja termasuk sebagai bagian dari taktik pemasaran media sosial). Contoh praktisnya: jika Anda bermaksud mengundang seorang blogger untuk menulis guest blog post yang berkualitas, hal ini mungkin bisa dikategorikan sebagai bagian dari pemasaran digital, namun kesuksesan untuk mengeksekusinya seringkali bersandar pada prinsip-prinsip PR tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *