“Situs Web Media Sosial Populer |Media Sosial Di Kelas”

Misalnya saja blog Ponselmu.com. Blog ini berhasil mendapatkan banyak respon positif dengan mengombinasikan blog dan media sosial secara maksimal. Minimal, setiap postingannya memiliki 100 lebih komentar.

Setelah korban mengirim nama lengkap dan alamat email pribadi, korban kemudian mendapat balasan sms dari nomor yang sama yang berisi total biaya dan nomor rekening. Isi smsnya adalah “Total biaya pembayaran IDR 2.000.000,-silahkan transfer via BANK BNI no. rek:0272477663 a/n: MUHAMMAD FARID” selanjutnya korbanpun kemudian mentransfer uang sebesarRp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) untuk pembelian tiket, setelah mentransfer uang korban kembali menghubungi Lk.FIRMANSYAH untuk menanyakan kepastian pengiriman tiketnya, namun dijawab oleh tersangka jika kode aktivasi tiket hangus. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Polisi, Endi Sutendi mengatakan bahwa dengan adanya kecurigaan setelah tahu jika aktivasinya dilakukan dengan menu transfer. Sehingga pada hari itu juga Minggu tanggal 23 Desember 2012 korban langsung melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polda Sulawesi selatan. Dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 625 / XII / 2012 / SPKT, Tanggal 23 desember 2012,katanya.

Other trends that influence the way youth communicate is through hashtags. With the introduction of social media platforms such as Twitter, Facebook and Instagram, the hashtag was created to easily organize and search for information. As hashtags such as #tbt (“throwback Thursday”) become a part of online communication, it influenced the way in which youth share and communicate in their daily lives.[261] Because of these changes in linguistics and communication etiquette, researchers of media semiotics have found that this has altered youth’s communications habits and more.[261]

Selain itu, dalam hal keterbukaan informasi, KPK melakukan perbaikan untuk Portal Anti-Corruption Clearing House tahun ini. Portal tersebut dipersiapkan untuk menjadi portal yang lebih lengkap dalam menyediakan data-data antikorupsi dari KPK maupun lembaga penegakkan hukum lainnya.

The digital divide is a measure of disparity in the level of access to technology between households, socioeconomic levels or other demographic categories.[96][97] People who are homeless, living in poverty, elderly people and those living in rural or remote communities may have little or no access to computers and the Internet; in contrast, middle class and upper-class people in urban areas have very high rates of computer and Internet access. Other models argue that within a modern information society, some individuals produce Internet content while others only consume it,[98][99] which could be a result of disparities in the education system where only some teachers integrate technology into the classroom and teach critical thinking.[100] While social media has differences among age groups, a 2010 study in the United States found no racial divide.[101] Some zero-rating programs offer subsidized data access to certain websites on low-cost plans. Critics say that this is an anti-competitive program that undermines net neutrality and creates a “walled garden”[102] for platforms like Facebook Zero. A 2015 study found that 65% of Nigerians, 61% of Indonesians, and 58% of Indians agree with the statement that “Facebook is the Internet” compared with only 5% in the US.[103]

Contoh kasus yang paling bagus untuk hal ini adalah industri hotel. Lihat saja bagaimana online-travel-agent memotong habis travel agent konvensional sampai banyak yang gulung tikar. Belum lagi tiket pesawat yang saat ini bisa dibeli langsung di website airline. Ini gangguan besar terhadap indusri pariwisata. Gangguan yang menyenangkan bagi customer karena semakin memudahkan untuk bertransaksi.

Jaringan sosial dapat dianggap sebagai suatu jaringan komunikasi jika di dalamnya mengalir informasi dari satu pihak ke pihak lainnya terjadi pertukaran informasi. Seorang individu dapat mengirimkan pesan kepada lebih banyak orang dibandingkan dengan banyaknya orang yang ia kenal – yang merupakan orang-orang yang melakukan hubungan langsung dengannya (primary network zone) – karena tiap-tiap orang yang berhubungan langsung dengan pemberi pesan mempunyai potensi untuk menyampaikan pesan tersebut kepada banyak orang lagi.

Mirum Indonesia was always an agency that handles all the big boy’s social media needs. It is the biggest social media agency in Indonesia, a job field for nearly 16,000 workers. The big handlers in Mirum Indonesia have already managed advertisements from a well-profiled company in the world (namely Honda, Magnum, Samsung, and other big brands), so you can be sure that your social media needs are handled by the best of the best.

Yang paling menonjol dari kampanye ini adalah ‘kesederhanaan’-nya. Saking sederhananya, kecil kemungkinan bahwa audiens akan bingung dengan maksud dari promosi yang berlangsung. Dengan tulisan ‘April Gratis Ongkir’, apakah ada interpretasi lain yang mungkin ditangkap oleh audiens? Rasanya tidak. Dan itu adalah sesuatu yang bagus, karena pesan bisa tersampaikan tanpa distorsi.

NOTE: Saya mendapat telpon setiap hari dari banyak orang yang tidak saya kenal, oleh karenanya saya memiliki policy untuk tidak mengangkat telpon dari nomor yang saya tidak kenal. Harap SMS saya terlebih dahulu sebelum menelpon saya agar saya tahu anda bukan orang asing.

Shots adalah aplikasi berbagi foto dan video yang bisa langsung kamu ambil dari kamera depan kamu dengan berbagai pilihan effect seperti retro, VHS dan lainnya. Yang menarik dari Shots adalah tidak adanya fitur komentar pada foto dan video yang di unggah. Shots di prediksi menjadi pesaing Snapchat yang popularitasnya saat ini mulai menanjak.

Jadi sangatlah pas dan cocok apabila memanfaatkan ketiga sosial media di atas tersebut, apabila pengerjaannya sudah maksimal. Maka tidak perlu susah-susah lagi untuk menyebarkan brosur atau menempelkan pamflet lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *